rangkai realita
ke dalam kata
leburkan fana
yg menjerat bagai penjara
tenteng seni untuk cari sesuap nasi, bukan seni lebih mirip ideologi
bukan nyali hanya sekepal mimpi, kumpulkan remah roti dari anak juragan menteri
habiskan usia 'tuk basuh kaki cinderella, peras karya 'tuk senangkan emcee kaya
gadaikan lirik 'tuk menyambung nyawa, tanpa hiphop mereka bukanlah siapa-siapa
terkunci bersama hiphop di balik terali, tak sadar dirinya jadi sasaran eksploitasi
kreasi demi sukarno tak berseri, demi secuil digit rekening putra mahkota birokrasi
hiphop memang tak pernah merdeka, kuasa dana tentukan jiwa dan rima
kobaran semangat tuk basuh dusta, hiphop tak lebih dari ikat pinggang di celana
indo sedang krisis
ciptakan demo track yg banyak
'tuk kencangkan hiphop
*lempar mic*










